Dear Buttercup...

Dear Buttercup...

FYI coretan ini sudah aku tulis dari penghujung tahun lalu (2018). Mungkin ini jadi hal yang sedikit lucu. Yaah, you know me so well laaah. Aku kurang bisa bermanis-manisan. Apalagi untuk mengucapkan salam perpisahan. Its hard, really hard. Rasanya begitu sulit, canggung dan segala macem. Rasanya bener-bener nano nano lah.

Haaah tulisan ini benar-benar penuh emosi... 😂😂

Awalnya aku berfikir kita sama. Dilihat dari kisah-kisah yang kita lewati, drama yang kita lakoni, hampir semuanya sama. Kita berjalan beriringan melewati kisah-kisah itu sembari kembali menyembuhkan diri. 

Namun ternyata aku salah. Kita sungguh berbeda. Semakin kesini aku menyadari begitu banyak hal sudah berubah dan aku masih tetap berdiri di tempat yang sama sembari mendoakanmu untuk terus melangkah. 

Kamu mengepakkan sayapmu begitu lebar dan bebas. Kamu menjelajahi dunia dan kembali pulang membekaliku dengan dongeng-dongeng yang kamu bungkus dari pulau-pulau seberang. 

Sedangkanku disini masih berusaha memperbaiki sayapku yang patah. 

Buttercup!
Aku sangat bersyukur bisa mengenali sahabat sepertimu. Aku tau semuanya memiliki kisah yang berbeda. Dan aku akan menjalani kisahku dengan ceritaku. Begitu juga denganmu. 

Buttercup!
Kuharap kamu membaca tulisan ini. Aku masih ingin tertawa dan menangis bersamamu meskipun nanti cerita kita akan berbeda. Tetap bekali aku dengan dongeng-dongeng dari negeri-negeri seberang. Lewatmu kutitipkan mimpiku. 

Buttercup! I do miss you. I do. 


Belanja-belanja



Ulang Tahun Buttercup

Jaman masih seragaman 😃

Ngeeeng ngeeng 







Tahun berapa siih ini?



Aha! 


Duh! Kayanya ini masih pake camera yang lagi trend jaman itu

Ini juga 😁

Powerpuff girls liburan patah hati

Hampir tamat!!



Sorry jadi nyepam poto hihihi


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel